Tips Memilih Produk Perawatan Bayi

Kulit bayi lebih tipis dan jauh lebih sensitif daripada kulit orang dewasa. Selain itu, kulit adalah organ paling besar dari tubuh seorang manusia, jadi bahan kimia yang terkandung pada produk perawatan bayi yang terserap oleh kulit akan terserap langsung ke pembuluh darah. Masih ditambah lagi oleh belum berkembangnya sistem organ utama dalam tubuh bayi secara sempurna, sehingga bayi tidak memiliki sistem metabolisma yang bekerja seefisien metabolisme orang dewasa untuk menghilangkan racun. 

Bila Bunda salah memilih produk perawatan bayi yang mengandung bahan kimia yang bisa menyebabkan kanker, iritasi kulit, ruam, gangguan fungsi hormon, kerusakan hati, dll. Bahan pewarna dan pewangi yang digunakan oleh produk perawatan bayi pun bisa dihubungkan kepada masalah perilaku pada anak-anak.

Oleh karena itu pemilihan produk perawatan bayi yang tepat sangat penting untuk mencegah kulitnya menjadi kering atau gatal karena alergi. Simak beberapa tips berikut ini untuk membantu Bunda memilih produk perawatan bayi yang paling tepat untuk si kecil:
  1. Gunakan produk perawatan khusus untuk bayi. Jangan memberikan produk perawatan untuk orang dewasa kepada si kecil. Produk perawatan untuk orang dewasa biasanya mengandung bahan kimia dan bahan tambahan lainnya yang secara umum bisa ditoleransi oleh orang dewasa tapi bisa berbahaya bagi kulit si kecil.
  2. Gunakan produk perawatan bayi yang alami dan terbuat dari tanaman, rempah, dan lemak binatang. Hindari produk perawatan kulit bayi konvensional yang mengandung bahan kimia dan bahan sintetis lainnya.
  3. Gunakan produk perawatan bayi yang mengandung pelembab alami seperti minyak alpukat, shea butter, minyak kelapa, minyak jojoba, dll. Hindari produk perawatan bayi yang mengandung bahan kimia seperti cetyl, benzyl, butyl, alkohol, dll.
  4. Pilih produk perawatan kulit bayi yang diawetkan dengan bahan alami seperti lavender atau vitamin E (d-alpha Tocopherol). Hindari produk perawatan kulit bayi yang mengandung phthalates, parabens, sorbates, benzoate, dan formaldehyde. Banan-bahan ini telah dihubungkan dengan berbagai jenis masalah kesehatan seperti kanker dan gangguan perkembangan.
  5. Tes produk baru sebelum mulai memberikannya kepada si kecil. Oleskan sedikit produk perawatan kulit bayi Bunda ke bagian dalam lengan Bunda. Tunggu beberapa jam, lalu cek untuk melihat apakah ada reaksi negatif terhadap produk perawatan kulit bayi tersebut.
  6. Saat si kecil menggunakan produk perawatan kulit bayi untuk pertama kalinya, awasi keadaan kulitnya untuk melihat apakah kulit si kecil bereaksi negatif terhadap produk perawatan kulit bayi tersebut.
  7. Bila si kecil alergi terhadap produk perawatan kulit bayi tertentu, beritahukan hal ini kepada orang-orang yang berinteraksi secara rutin dengan si kecil, seperti kerabat, baby sitter, ataupun daycare.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pengunjung :